Bagi pengguna XP,, menggunakan berbagai macam antivirus kadangkala tidak cukup untuk mencegah sistem rusak oleh virus.
Oleh karena itu, perhatikan langkah2 berikut ini :
1. Pastikan autorun semua drive dalam komputer kamu dimatikan. Caranya?
klik START –> RUN –> ketik ‘gpedit.msc’ –> user configuration –> administrative templates –> system –>
cari point ‘turn off autoplay’ –> ubah parameter nya menjadi ENABLED (all drive).
2. Hindari membuka isi flash disk / hard disk external / lainnya dengan men-’double klik’ icon mereka. Hal ini sangat berbahaya apabila portable tersebut sudah teracuni virus, walaupun mengikuti langkah 1 pasti akan terinfeksi.
Cara gampangnya adalah dengan membuka tab-tab folder yg biasanya ad d bagian kiri (Windows), jadi hanya sekali klik saja.
3. Untuk waspada, apabila flash disk curiga terkena virus, setelah menjalani langkah 1-2, pastikan buka ‘hidden files’ & ‘hide protecting files system’ terlihat. Caranya :
buka tab tools –> folder options –> view
hilangkan centang untuk point ‘hide protecting files system’, dan pilih ’show hidden files and folder’.
4. Folder Options hilang? gampang,
buka START –> run –> ketik ‘regedit’
lalu masuk lah ke : hkey current users –> software –> microsoft –> windows –> current version –> policies –> explorer
Untuk point ‘nofolderoptions’ ganti nilai parameternya dengan “0″.
5. terakhir, paling ampuh,
dalam flash disk kamu temukan file yang namanya “autorun.inf” (dengan syarat lakukan langkah no3 dulu agar terlihat).
klik kanan file tersebut, ubah parameter nya menjadi tidak “read-only” (hilangkan centangnya).
Kemudian buka file tersebut, hilangkan isinya (hapus kata2nya). Kemudian tekan ctrl+S (save).
Ubah parameternya kembali menjadi “read-only”, gunanya agar virus tidak bisa ‘menulis ulang’ file tersebut.
Jika tidak menemukan file itu, buka notepad, lalu save dengan nama ‘autorun.inf’, dan letakkan di flash disk kamu. Jangan lupa untuk menambahkan ‘read-only’.
Tag: tips, virus, windows XP
Juli 25, 2008 pukul 4:10 am
Nomor 1 tidak berlaku di Windows XP Home Edition. Karena Home Edition tidak ada group policy editor (gpedit).
Langkah nomor 4 bisa dilakukan kalau regedit tidak masuk dalam daftar blacklist. Beberapa virus (e.g brontok) memblokir akses ke regedit.
Kalau di gpedit.msc bisa ditemukan di “User Configuration” > System > “Don’t run specified Windows applications” ATAU “Run only allowed Windows applications”
Langkah yang seharusnya dilakukan, TAPI tidak pernah dilakukan kebanyakan pengguna Windows (paling tidak yang saya temui) adalah tidak pernah membatasi hak akses.
Kebayakan pengguna Windows selalu login dengan group administrator. Ini dikarenakan user default Windows adalah administrator. Sangat berbeda dengan Linux (BSD & Mac, ada info??).
Dan kebanyakan pengguna Windows tidak tau cara mengatur security yang sudah disediakan. Sehingga kalau masuk virus, virus hanya berjalan di user yang sedang login.
Jadi kalau ada virus yang misalnya memasukkan entry di HKLM, tidak bisa. Jadi tidak menyebabkan user lain terkena dampak dari virus.
Masuk ke Folder Options, pada tab View, paling bawah hilangkan tanda cek pada Use Simple File Sharing. Sekarang kalau anda klik kanan, lalu properties pada file atau folder, ada tab baru.. Security.
Gunakan itu. Batasi hak akses. Jangan login dalam group administrator!
Anda bisa tau masuk group mana dengan klik kanan My Computer, Manage. Pilih Local Users and Group, Users, dan pilih nama anda. Pada tab “Member of” anda akan liat di group mana anda masuk.
Dengan mengatur security pada suatu drive, folder dan file, virus tidak mudah masuk.
Misal beberapa virus membuat file autorun.inf pada root drive. Batasi agar tidak bisa membuat file. Jadi file autorun.inf tidak akan pernah bisa dibuat.
Beberapa virus juga embed di file executable, dengan membatasi hak akses, virus tidak bisa melakukan write pada file.
Security tsb cuma berlaku kalau anda menggunakan parsiti NTFS. Tidak berlaku untuk FAT.
Juli 28, 2008 pukul 6:01 pm
terima kasih buat komentarnya.
mungkin tips tsbt sebatas pengalaman saia aj..
alhmd saya windows XP prof dan g pake antivirus apapun, tapi g pernah kena virus, sampe saat ini.
Juli 31, 2008 pukul 12:07 am
Wow.. anda termasuk orang yang beruntung.. Atau anda tau cara berkomputer yang sehat..